Ia adalah Abu ‘Abdillah Badruddin Muhammad bin Ibrahim bin Sa’d ad-Din bin Jama’ah al-Kinâni al-Hamâwi asy-Syafi’i, seorang Qadi dan ulama hadits dari al-Quds yang lahir di Hammah pada tahun 639 H./1214 M. Setelah di al-Quds, ia menjadi Qadi di Mesir dan Syam, lalu tinggal di Mesir sampai tua dan mengalami kebutaan, hingga beliau wafat pada tahun 733 H./1333 M. Ibn Jamâ’ah termasuk Qadi pilihan pada masanya dan memiliki banyak karya, utamanya di bidang hadits. Karyanya, antara lain, al-Manhal ar-Râwi fi al-Hadits an-Nabawiy.
Ibn Jamâ’ah lainnya adalah ‘Iz ad-Din ‘Abd al-‘Aziz bin Muhammad bin Ibrahim Ibn Jamâ’ah al-Kinani al-Hamawi ad-Damaskus al-Mishri, seorang hafidz bergelar Qadhi al-Qudhat dan merupakan saudara Abu ‘Abdullah. Ia lahir di Damaskus pada tahun 694 H./1294 M. dan menjadi Qadhi di Mesir pada tahun 739 H. Saat itu, ia sering pergi ke Hijaz sebelum wafat di Mekah pada tahun 767 H./1366 M. Ibn Jamâ’ah al-Kinani menulis beberapa kitab, seperti Hidâyah as-Sâlik ila al-Madzâhib al-Arba’ah fi al-Manâsik, al-Manâsik ash-Shughrâ, Takhrij Ahâdits ar-Râfi’i dan at-Tisâ’iyat. Semuanya berkisar dalam bidang hadits. Kitab lainnya adalah Nuzhah al-Albâb fi Mâ la Yûjadu fi Kitâb.
Ibn Jamâ’ah yang lain adalah seorang ahli fikih madzhab Syafi’i dan hadits yang juga dari al-Quds dan lahir pada tahun 825 H./1422 M. dengan nama lengkap Isma’il bin Ibrahim bin ’Abdillah bin Jama’ah al-Kinâni. Beliau juga wafat di al-Quds pada tahun 861 H./1457 M. Ulama yang ahli pidato ini juga memiliki karya di bidang hadits, yaitu Syarh al-Alfiyah milik al-‘Irâqi dan Syarh Alfâdz asy-Syifâ’, al-Fawâ’id al-Ghâzirah min Hadîts Barîrah dan Tahrîr al-Ahkâm fi Tadbîr Ahli al-Islâm.
Wednesday, January 10, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan cerdas. Admin tidak bertanggung jawab atas komentar yang melanggar undang-undang, terlebih bersifat sara dan pornografi.